Lebih dari 30 ilmuwan peraih Hadiah Nobel menandatangani “Deklarasi Mainau 2015 tentang Perubahan Iklim” di Pulau Mainau, Jerman pada 3 Juli 2015. Dalam deklarasi tersebut, para ilmuwan terkemuka dunia itu menyerukan kepada negara-negara di dunia agar mengambil tindakan segera untuk mengatasi masalah perubahan iklim.

Deklarasi Mainau 2015 merupakan pernyataan pertama terkait situasi global yang dikeluarkan pertemuan para peraih Nobel itu dalam 60 tahun terakhir. Pada tahun 1955 pertemuan yang sama mengeluarkan “Deklarasi Mainau 1955” yang menyerukan diakhirinya penggunaan senjata nuklir.

Deklarasi Mainau 2015
Penandatangan Deklarasi Mainau 2015 oleh para ilmuwan peraih Nobel.

Deklarasi ini merupakan satu seruan yang kuat dan berpengaruh, menyusul ensiklik Paus Fransiskus bertajuk “Laudato Si” atau “Praise Be to You” beberapa waktu lalu.

Para peraih Nobel di bidang kedokteran, psikologi, fisika, dan kimia itu menyatakan bahwa dalam beberapa dekade terakhir peringatan tentang krisis ekologi telah disampaikan banyak ilmuwan, tetapi diabaikan banyak kalangan politisi dan sejumlah kelompok kepentingan.

Seruan ini disampaikan pada waktu yang tepat mengingat penyelenggaraan Climate Change Summit yang tidak lama lagi, yakni bulan November 2015 di Paris, Perancis. Meski berbagai pertemuan tingkat tinggi yang sama sebelumnya hanya berakhir dengan “banyak omong, sedikit aksi”, para peraih Nobel ini tetap berharap bahwa pertemuan di Paris mendatang menghasilkan sesuatu yang berbeda, yang berarti bagi upaya global mengatasi masalah perubahan iklim.***

Sumber: ExaminerQuartz